Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir. Foto : Agustina Wulandari/Sultranesia

Pemerintah Kota Kendari mengeluarkan kebijakan penundaan pembayaran pajak, serta penghapusan denda sejumlah pajak, termasuk perpanjangan waktu jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 656 Tahun 2021.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, kebijakan tersebut dikeluarkan dalam upaya meminimalisir dampak ekonomi masyarakat yang terjadi di masa pandemi.

Dia meyakini dengan kebijakan ini bisa mengurangi dampak yang dirasakan para pelaku usaha, karena usaha mereka ikut menerima dampak pandemi COVID-19.

Baca Juga :   Cegah Penularan Corona, Pemkot Kendari Lakukan Pembatasan Mikro Berskala Lingkungan

“Selain memberikan perlindungan pada masyarakat umum, Pemkot juga berupaya melindungi para pelaku usaha, karena mereka juga ikut merasakan dampak pandemi saat ini,” kata Sulkarnain dikutip dari laman Kendarikota.go.id.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Kendari Sri Yusnita mengatakan, kebijakan tersebut diambil setelah melihat dampak pelaksanaan PPKM yang menyebabkan omset pelaku usaha menurun.

“Wali Kota memberikan kebijakan penundaan pembayaran dan penghapusan denda untuk pajak hotel, rumah kos, reklame, restoran, hiburan, pajak parkir dan pajak air tanah untuk masa pajak bulan Juli 2021 dan Agustus 2021. Penundaan tersebut diberi batas waktu penyetoran pajak terutang kedua masa pajak tersebut pada tanggal 30 November 2021,” jelas Sri Yusnita

Baca Juga :   DPRD Kendari Dukung Kejari Usut Tuntas Kasus Pajak Reklame

Lebih lanjut dia menjelaskan masyarakat pelaku usaha untuk dapat mendapatkan penundaan tersebut harus bersurat ke Bapenda Kota Kendari dengan melampirkan dokumen yang menjadi syarat atau ketentuan sesuai SK Wali Kota Nomor 656 tentang penundaan pembayaran pajak dan penghapusan denda untuk masa pajak Juli dan Agustus 2021.

Melalui SK nomor 657 Tahun 2021 itu juga Pemkot Kendari melakukan perpanjangan tanggal jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari tanggal 30 September 2021 menjadi 30 November 2021.

Baca Juga :   E-Kinerja Mulai Disosialisasikan Pemkot Kendari, Kinerja ASN Terpantau Setiap Hari

Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia