Warga Desa Sama Bahari, La Dasi. Foto: Asrul Hamdi/Sultranesia.id

Warga Desa Sama Bahari, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi menagih janji listrik 24 jam yang pernah dijanjikan Bupati Wakatobi.

Pasalnya, selama masa jabatannya lima tahun hanya ada satu tiang listrik terpasang di Dermaga Desa Sama Bahari (Sampela). Bahkan, warga telah bekerja untuk menyusun batu untuk tempat pancang tiang di tengah laut yang menghubungkan Kaledupa dengan perkampungan Bajo Sampela.

“Janjinya lampu akan menyala 24 jam, tapi selama lima tahun hanya satu tiang yang berdiri. Bukan hanya itu, masih banyak janji yang tidak direalisasikan,” beber warga bernama La Eto, Sabtu (17/10)

sultranesia

Warga lainnya, La Dasi mengatakan, sangat menyayangkan keberadaan tiang listrik yang hanya terbaring di Dermaga Sampela, bahkan hanya kembali dijanjikan lagi akan menyala di Tahun 2020.

Berita Terkait :   Seorang Penumpang Kapal Malam Meninggal dalam Perjalanan Menuju Muna

“Dia janji lagi 2020 bulan tiga, tapi apa yang terjadi tidak ada realisasi. Kita juga dijanjikan air bersih, memang pipanya, ada tapi tidak ada airnya,” ungkapnya

Menurut dia, masyarakat Bajo butuh pemerataan pembangunan, terkhusus kebutuhan dasar, dan bukan janji seperti bantuan Rp 20 juta yang hanya janji belaka.

“Kita dijanjikan uang Rp 20 juta, yang kita perlu di Bajo itu kebutuhan dasar direalisasi. Air itu masih bisa kami beli, tapi lampu kalau tidak ada sumbernya mau bagaimana,” cetusnya.


Laporan: Asrul Hamdi

sultranesia