Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari. Foto: Dok. Publiksatu.

Warga yang terpapar COVID-19 tak semuanya dirawat di rumah sakit. Sebagian dari mereka memilih atau direkomendasikan untuk melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing.

Diketahui, pergerakan seseorang yang terpapar COVID-19 dan melakukan Isoman sangatlah terbatas. Mereka dilarang untuk kontak dengan dunia luar demi mencegah penyebaran virus yang lebih luas.

Lalu bagaimana pelaku Isoman bisa memenuhi kebutuhannya. Tenang saja, pelaku Isoman di Kota Baubau tak sendiri. Ada Polres, Pemda, Kururio dan beberapa instansi lain yang siap membantu pelaku Isoman memenuhi kebutuhannya melalui gerakan Baubau Peduli Isoman.

Baca Juga :   Dua Pria di Baubau Dibacok Orang Tak Dikenal di Sekitar Stadion Betoambari

Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari mengatakan, gerakan Baubau Peduli Isoman adalah kegiatan kemanusian untuk membantu mereka yang sedang Isoman.

Baubau Peduli Isoman.

Melalui gerakan ini, warga yang sedang Isoman akan dibantu sembilan bahan pokok, vitamin dan obat.

Kebutuhan itu juga akan langsung diantar ke rumah atau tempat warga melaksanakan Isoman secara gratis.

Baca Juga :   Bukan Kapolres Biasa

Caranya hanya dengan memesan atau mengakses aplikasi Kururio.

“Baubau peduli Isoman adalah giat kemanusiaan, kerjasama Polres Baubau, Pemkot Baubau, Kururio dan masyarakat yang peduli terhadap warga yang sedang menjalani isolasi mandiri,” jelas Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari, Jumat (23/7).

“Kebutuhan masyarakat yang sedang Isoman yakni sembako, vitamin dan obat akan dipenuhi dan diantar langsung ke alamat oleh Bhabinkamtibmas atau ojek Kururio danga cara memesan atau mengakses aplikasi Kururio,” sambungnya.

Baca Juga :   Usai Nonton Film Porno, Pria di Baubau Cabuli 2 Remaja Laki-laki

“Harapannya agar tidak ada masyarakat Isoman di Baubau yang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari sendiri,” pungkasnya.


Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia