Suasana karyawan saat melakukan registrasi sebelum vaksinasi COVID-19 dilakukan. Foto: Herlis/Sultranesia.ID

Dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona, Hotel Claro Kendari menggelar vaksinasi COVID-19 kepada seluruh karyawan pada, Sabtu (22/5).

Public Relation Executive Claro Kendari, Wiwi mengatakan, vaksinasi tersebut dilakukan bukan hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap imbauan pemerintah melainkan juga bagian kepedulian terhadap seluruh karyawan.

Jika vaksinasi COVID-19 itu dilakukan maka karyawan yang bekerja termasuk tamu yang datang dijamin kesehatan dan keselamatannya dari paparan virus corona.

Baca Juga :   Satgas: Nol Kasus Baru di Sultra Hari Ini Bukan Berarti Corona Sudah Tidak Ada

“Alhamndulillah, kami mendapat kesempatan untuk mengikuti vaksinasi dan hari ini ada sekitar 360 karyawan yang telah disuntik vaksin,” tuturnya kepada Sultranesia.ID.

Meskipun sudah mengikuti vaksinasi, Wiwi menegaskan kepada seluruh karyawan termasuk pengunjung agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

“Termasuk pengunjung yang akan datang ke sini, kami selalu cek suhunya masker dan selalu menyarankan cuci tangan maupun penggunaan hand sanitezer,” tegasnya.

Baca Juga :   Rektor UHO Benarkan 2 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Positif Corona

Sementara itu, Koordinator Vaksinasi COVID-19 Kota Kendari, Andry Haseng mengatakan, vaksinasi kepada seluruh karyawan ini adalah bagian dari mensukseskan program pemerintah dalam mempercepat proses vaksinasi seluruh masyarakat.

“Terutama untuk mencegah penambahan kasus COVID-19,” paparnya.

Pegawai Dinkes Kota Kendari itu menyebut, vaksinasi itu akan terus dilakukan di sejumlah tempat lainnya tetapi saat ini pihaknya sedang melakukannya secara bertahap.

Baca Juga :   Fitnah Tenaga Kesehatan COVID-19 di Kolut, 3 Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi

“Sasaran kami keseluruham itu sekitat 36.000 untuk di Kota Kendari,” tambahnya.

Andy berharap, vaksinasi itu dapat berjalan dengan lancar dan seluruh masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas vaksin karena telah teruji dan dinyatakan halal.


Editor : Wiwid Abid Abadi

sultranesia