Plt Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Usniah. Foto: Dok. Istimewa.

Sebanyak 700 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima dosis kedua vaksin COVID-19 pada Kamis (22/4).

Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Endang Abbas, menjadi orang pertama yang mendapat suntik vaksin Sinovac tahap kedua ini.

Kemudian disusul sejumlah Kepala organsasi perangkat daerah (OPD) dan ratusan pegawai yang tersebar dari berbagai OPD lingkup Pemprov Sultra.

Pelaksanaan vaksinasi yang terpusat di lantai dua kantor gubernur Sultra itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, dimulai sejak pagi, dan berakhir menjelang sore.

Baca Juga :   Usai Jalani Vaksin COVID, ASN di Baubau Meninggal Dunia

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Usniah mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini bekerjasama dengan tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Kendari.

“Jadi vaksinasi tahap kedua ini tetap kita laksanakan di kantor gubernur bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kendari, sehingga target vaksinasi lingkup Pemprov Sultra yang kita upayakan segera selesai,” katanya.

Ia pun mengapresiasi kepada seluruh ASN yang turut menyukseskan rangkaian vaksinasi tersebut sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan.

Baca Juga :   Tak Ada Sanksi Push Up dalam Perwali Kendari Tentang Disiplin Protokol COVID-19

“Meskipun vaksinnya di saat bulan puasa, tetapi animo mereka untuk menerima suntikan vaksin sangat tinggi. Hal ini juga karena adanya fatwa yang telah dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa suntik vaksin COVID-19 di siang hari Ramadhan tidak membatalkan puasa,” terang Usniah.

Usniah juga mengingatkan ASN yang telah divaksin agar tak lengah, tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Meskipun sudah divaksin tetap harus menerapkan prokes. Olehnya itu tetap lakukan 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan untuk mencegah penularan COVID-19,” tutupnya.

Baca Juga :   Tes Swab Bagi Kontak Erat Pasien COVID-19 Gratis di Puskesmas

Sebagai informasi, sebelumnya Pemprov Sultra telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama pada 25 Maret 2021 lalu, yang juga dipusatkan di kantor Gubernur.

Berdasarkan ketentuan, ASN yang menjalani suntikan vaksinasi pertama, dijadwalkan kembali divaksin untuk kedua kalinya pada 28 hari ke depan.

Hal itu mengacu pada Surat Edaran Direktorat Jenderal Kementerian Kesehatan Nomor: HK.02.02/i/653/2021 tentang optimalisasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tertanggal 15 Maret 2021.


sultranesia