Ilustrasi. Foto: Dok. Liputan6.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bakal membangun Rumah Sakit (RS) Tipe D. Rumah sakit itu nantinya dikhususkan untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

Lokasi pembangunannya berada di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Untuk merealisasikan pembangunan RS tersebut, Pemkot Kendari meminjam duit sebesar Rp 146 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan jangka pengembalian selama 10 tahun.

Kepada Sultranesia.ID, Wali Kota Kendari Sulkarnain menjelaskan, RS Tipe D tersebut perlu dibangun untuk mengantisipasi kekhawatiran masyarakat yang akan datang berobat ke RSUD Kota Kendari.

Baca Juga :   Rektor UHO Benarkan 2 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Positif Corona

“Seluruh pasien yang terkonfirmasi positif akan kita rawat di RS itu. Jadi tidak bercampur lagi dengan RS yang lain, artinya ada RS yang menjadi pusat untuk menampung penderita COVID-19,” katanya beberapa hari lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, dr Sukirman menyebut, masih banyak ruangan baru dan belum terpakai yang bisa digunakan untuk menampung pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca Juga :   Kunjungi MAN IC, Pemkot Kendari Beri Bantuan Lampu Penerangan

Selain itu, ada gedung baru yang juga telah selesai dibangun, dan siap untuk digunakan.

“Banyak sekali (ruangan penampungan pasien COVID-19). Ada gedung baru, sekarang 12, totalnya masih ada sekitar 40 kamar,” ujar Sukirman saat ditemui Sultranesia.ID di Rujab Wali Kota Kendari, Kamis (15/4) kemarin.

Kendati demikian, Sukirman tetap mendukung penuh upaya Wali Kota Kendari untuk membangun RS Tipe D.

Baca Juga :   Di Upacara HUT RI Ke-75, Basarnas Kendari Beri Dukungan Tim Medis COVID-19

Dia bilang, RS baru yang akan dibangun Pemkot Kendari itu nantinya akan digunakan untuk memisahkan perawatan pasien COVID-19 dan pasien biasa.

“Dari pada campur, kalau dia tersendiri berartikan tidak perlu khawatir orang datang ke RS, tidak ada COVID disitu,” katanya.


Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia