Sekretaris DPC PDIP Wakatobi, Sudirman A Hamid. Foto: Asrul Hamdi/Sultranesia.id

PDIP menegaskan komitmennya untuk mengawal program kerja Haliana-Ilmiati (HATI) untuk mengawal kejayaan Kabupaten Wakatobi.

Sekretaris PDI Perjuangan Wakatobi, Sudirman A Hamid dalam orasi politiknya mengatakan, selain dukungan partai politik pendukung dan pengusung HATI, dukungan seluruh rakyat Wakatobi termasuk yang ada di Kapota adalah gambaran kemenangan menjadi HATI Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi 2021-2026.

“PDI Perjuangan memiliki Presiden dan sejumlah menteri-menteri, begitu juga dari NasDem. Di lrovinsi ada Bapak H Ali Mazi sebagai kader terbaik NasDem sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara dan Lukman Abunawas dari PDIP sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara,” ungkap pria yang akrab disapa Aco pada kampanye dialogis HATI Selasa, 27 Oktober 2020.

sultranesia sultranesia

Aco menjelaskan, tidak ada keraguan untuk menjalankan program HATI ketika terpilih nanti, terkhusus dari sisi penganggaran. Partai politik pendukung dan pengusung HATI siap mengawalnya.

“Artinya jangan ragu dengan program HATI, karena kalau konsekuensinya adalah anggaran tidak cukup di APBD Wakatobi, ada Ali Mazi dan Lukman Abunawas di tingkat provinsi dan Jokowi bersama sejumlah menteri-menteri di tingkat pusat, baik PDIP maupun NasDem untuk mencukupi,” jelas mantan Ketua DPRD Wakatobi itu.

Dia menambahkan, komitmen tersebut merupakan janji yang terukur dan pantas untuk diperjuangkan masyarakat Wakatobi agar bisa berubah menuju Wakatobi sejahtera.

Berita Terkait :   HATI Siapkan Program Rp 1 M Tiap Desa/Kelurahan di Wakatobi

“Ini program yang terukur dan yang paling pantas kita sampaikan ke masyarakat adalah Wakatobi harus berubah, Wakatobi harus sejahtera. Wakatobi harus dipimpin oleh orang yang betul-betul tulus, iklas untuk membangun daerah ini menuju kesejahteraan. Bukan pemimpin yang hanya mewujudkan kesejahteraan segelintir orang dan kelompok tertentu saja. Ini sesuatu yang tidak bisa kita biarkan,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan HATI, H La Ode Nane mengatakan, kurang lebih lima tahun Wakatobi dipimpin oleh rezim yang dirasakan bahwa tidak ada keadilan dan kemajuan.

“Jadi momen pilkada kali ini kita harus berpikir apa yang kita rasakan, kalau ada kemajuan kita pertahankan, tapi kalau sebaliknya, sudah saatnya pada tanggal 9 Desember kita harus menentukan pilihan kita, kita harus bertekad untuk mengganti bupati. Bersama Haliana dan Ilmiati kita kembalikan masa kejayaan Wakatobi,” tutupnya.


Laporan: Asrul Hamdi

*) Artikel ini adalah kerjasama antara Tim Pemenangan HATI dan Sultranesia.id

sultranesia