Uji laik fungsi Jembatan Teluk Kendari. Foto: Agustina Wulandari/Sultranesia.id

Setelah sempat ditutup bagi kendaraan bermotor, dan hanya pejalan kaki yang diizinkan melintas, Jembatan Teluk Kendari (JTK) rencanannya akan dibuka kembali untuk umum pada Hari Pahlawan, 10 November 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Kasatker Pelaksanaan Jalan Wilayah II, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Zulkarnaini, kemarin.

“InsyaAllah kita akan buka setelah selesai PHO, mungkin tepatnya pada Hari Pahlawan,” kata Zulkarnaini.

sultranesia sultranesia

Diketahui, BPJN bersama Dinas Perhubungan Sultra serta pihak terkait telah melaksanakan uji laik fungsi jembatan pada Selasa, 27 Oktober kemarin, setelah sebelumnya dilakukan uji kelayakan sebelum diresmikan.

Pada uji kali ini berfokus pada penambahan rambu-rambu lalu lintas di jembatan tersebut.

“Jembatan ini kita akan lengkapi dengan rambu-rambu, dan yang menggunakan jembatan ini nanti harus mematuhi rambu-rambu yang kami siapkan di jembatan, serta ada sanksi bagi yang melanggar rambu-rambu tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Lalin Dishub Sultra Awaluddin, mengatakan akan menambahkan rambu lalu lintas yang masih kurang pada jembatan tersebut

Berita Terkait :   Kakek Pasien Patah Tulang Sempat Ditolak RS di Kendari Karena Reaktif COVID-19

“Ada beberapa masyarakat yang duduk di pagar jembatan, melakukan foto di luar badan jembatan sehingga mungkin akan di tambahkan CCTV dan rambu petunjuk,” jelasnya.

Bagi para pelanggar, nantinya akan diberi himbauan atau teguran. Namun, jika masih melakukan pelanggaran rambu-rambu di jembatan, maka akan disanksi sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Polda Sultra, Jarwadi mengatakan akan melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait aturan lalu lintas yang akan di berlakukan jembatan.

“Kami akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar 15 hari, setelah itu akan kami adakan penegakan hukum jika masih ada masyarakat yang parkir kendaraan pada badan jembatan,” tegasnya.


Laporan: Agustina Wulandari

sultranesia