Penumpang yang meninggal saat masih berada di atas kapal. Foto: Dok.Istimewa

Kapal penumpang Agil Pratama 04 rute Kendari-Raha mendadak heboh. Pasalnya, seorang penumpang kapal malam itu didapati meninggal dunia di dalam kapal sekitar pukul 23.00 WITA, Sabtu (24/10).

Salah seorang penumpang kapal, Juniawan menuturkan, mulanya, pria yang diperkirakan berumur 50 tahun itu duduk di tangga yang menghubungkan antara dek 1 dan dek 2 kapal.

“Dia kemudian terbaring. Dilihat itu saat pemeriksaan tiket. Orangnya gemuk,” ungkap Juniawan kepada Sultranesia.id.

sultranesia sultranesia

Saat diperiksa oleh ABK, tidak ada kartu yang menunjukkan identitas diri korban, hanya terdapat satu buah handphone dan salah satu barang bawaan korban terdapat tulisan alamat dan nomor telepon keluarga di Muna.

Pada secarik kertas yang ditempelkan di barang bawaan korban menyebutkan alamat tujuan di belakang kantor urusan agama, tepatnya jalan Yos Sudarso, Kelurahan Butung-butung, Kecamatan Katobu, RT 1/RW 1 disertai beberapa nomor telepon keluarga dan tetangga.

“Banyak barang-barangnya, ada kompor, tas, kofor. kursi, galon, ember, dan sebagainya. Saat ini korban dibaringkan diatas kasur dan ditutup dengan kain sepray disamping dinding kapal pada dek 1,” terangnya.

Penumpang lain, La Rusia mengaku awalnya saat kapal akan berangkat dia melihat korban diangkat oleh beberapa orang yang ia duga sebagai buruh pelabuhan ke dalam kapal. Korban juga sempat berbicara tidak ingin berangkat.

Berita Terkait :   Update Corona di Sultra: Kasus Positif Bertambah 7, Sembuh Hanya 1

“Saya tidak mau berangkat saya ini, kenapa dikasi naik disini,” ujar La Rusia menirukan perkataan korban.

Selang beberapa waktu, lanjut La Rusia, orang yang tampak sedang sakit itu berdiri menghadap ke laut tepat disamping jendela kapal. Tidak lama kemudian berteriak meminta tolong.

“Dia teriak bilang tolong, tetapi saya sementara makan, habis itu dia turun pelan-pelan, dia duduk. Kemudian langsung baring,” katanya.

Tak lama kemudian, datang petugas penagih tiket. Mereka sempat mengira korban sakit dan tertidur. Dia lalu diangkat ke kasur.

“Habis makan saya perhatikan sepertinya dia sudah meninggal, saya datang pegang tangannya, sudah dingin. Saya langsung naik ke atas dan sampaikan bahwa orang itu kemungkinan meninggal, orang-orang di kapal juga yang periksa bilang meninggal,” tutup La Rusia.


Laporan: Denyi Risman

sultranesia