Jembatan Teluk Kendari. Foto: Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (22/10) kemarin, Jembatan Teluk Kendari (JTK) belum dilalui dilalui kendaraan umum.

Sebab, warga akan diberikan kesempatan kurang lebih selama satu minggu untuk melakukan selfie, swafoto, hingga berolahraga di jembatan tersebut sebelum jembatan dibuka secara umum untuk dilalui kendaraan.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain usai menghadiri peresmian jembatan, Kamis (22/10) kemarin.

sultranesia sultranesia

“Saya sudah berdiskusi dengan Dirjen yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan jembatan teluk ini, InsyaAllah selama satu minggu masyarakat diberikan kesempatan memanfaatkan jembatan untuk selfie, hingga berolahraga. Karena setelah itu baru kendaraan diperbolehkan melintas,” kata Sulkarnain.

Dalam kesempatan tersebut, Sulkarnain mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.

Kata dia, kehadiran jembatan teluk itu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Berita Terkait :   Zonasi Penyebaran Corona di Sultra: 11 Daerah Zona Kuning, 5 Oranye, 1 Hijau

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian juga mengatakan bahwa pihaknya memberikan waktu kepada warga selama seminggu, terhitung mulai Jumat, 23 Oktober hingga Kamis, 29 Oktober untuk bisa memanfaatkan jembatan itu untuk foto-foto sebelum jembatan dibuka untuk umum.

“Jadi, selama seminggu itu, kami mematangkan persiapan operasionalisasi yang diikuti sosialisasi keselamatan berkendara di atas jembatan kepada masyarakat. Nah, masyarakat boleh selfie-selfie. Setelah seminggu itu, warga dilarang untuk selfie-selfie lagi,” jelasnya seperti dikutip dari laman Kompas.com.


Laporan: Agustina Wulandari
Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia