Tersangka (tidak mengenakan baju) saat diamankan usai menganiaya korban hingga tewas. Foto: Dok.Istimewa

Seorang pria berinisial K (50) tega menganiaya menantu perempuannya sendiri berinisial H (20) hingga tewas.

Peristiwa nahas itu terjadi di depan sebuah kos di Lingkungan IV, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Taggetada, Kabupaten Kolaka, pada Jumat (9/10), sekitar pukul 14.30 WITA.

Usai kejadian, pelaku langsung diamankan polisi, dan diperiksa secara intensif. Pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

sultranesia

Paur Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi menjelaskan pengakuan tersangka saat diperiksa polisi.

Menurut tersangka, saat itu dirinya mendatangi korban yang sedang berada di kosnya. Maksut kedatangan tersangka adalah untuk menasehati korban, yang tak lain adalah menantunnya sendiri.

Menurut tersangka, lanjut Riswandi, tersangka menasehati korban karena sering bertengkar dengan suaminya.

“Menurut keterangan tersangka, bahwa korban sering bertengkar dengan suaminya. Makanya, dinasehati oleh mertuanya, karena katanya tidak pernah pulang,” jelas Riswandi.

Saat tersangka sedang menasehati korban, korban mengeluarkan kata-kata yang tidak menyenangkan. Kata-kata itulah yang membuat tersangka naik pitam.

Berita Terkait :   Banjir di Konawe Meluas: 11 Kecamatan Terdampak, 550 KK Mengungsi

“Kalau keterangan tersangka saat sedang menasehati, dia (korban) mengeluarkan kata-kata yang tidak menyenangkan, nah itu yang menyulut emosi tersangka, itu menurut keterangan tersangka,” lanjutnya.

“Karena tersulut emosinya, tersangka langsung mengambil badik, dan menikam korban,” imbuhnya.

Riswandi menegaskan bahwa hal itu masih sebatas keterangan dari tersangka. Penyidik masih akan mendalami kasus tersebut dengan meminta keterangan saksi-saksi.

“Itu baru keterangan tersangka. Keterangan selanjutnya nanti dari penyidik setelah memeriksa saksi saksi. Karena kasusnya ditangani Polres Kolaka,” pungkasnya.


Laporan: Wiwid Abid Abadi

sultranesia