Haliana saat berorasi di Desa Mola Bahari, Wakatobi. Foto: Asrul Hamdi/Sultranesia.id

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi, Haliana-Ilmiati (HATI) bakal memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat jika terpilih dalam Pilkada serentak Desember 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Haliana saat hadir dalam kampanye dialogis di Desa Mola Bahari, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (29/9) dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Haliana mengatakan, sebagai kebutuhan dasar, kesehatan perlu dibenahi dan memudahkan masyarakat baik dari segi pelayanan maupun biaya.

sultranesia

“Apa artinya rumah sakit kita yang dibangun melalui APBN itu begitu megah, akan tetapi masyarakat yang sakit seakan trauma untuk masuk rumah sakit karena punya BPJS namun tidak berguna karena tidak ada dokter pendamping pasien atau dokter ahli. Ini musibah bagi masyarakat,” kata Haliana.

Haliana menambahkan, kesehatan sebagai kebutuhan mendasar menjadi salah satu program prioritas untuk memberi kemudahan dan juga sebagai solusi bagi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik.

“Anggaran kesehatan kita banyak, tapi kenapa kita berobat hanya dikasi resep, lalu disuruh membeli di Apotik-apotik di luar rumah sakit. Itu kebutuhan dasar kita, kebutuhan pokok kita, kebutuhan penting kita. Inilah kemudian yang akan kita rubah sebagaimana tekad saya bersama Ilmiati Daud hadir di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ilmiati Daud selaku Calon Wakil Bupati pasangan Haliana mengatakan, fasilitas kesehatan maupun ketersediaan tenaga kesehatan menjadi fokus perbaikan pelayan kesehatan di Kabupaten Wakatobi, terkhusus Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai langkah antisipatif menghindari terjadinya kasus sebagaimana yang dialami warga Desa Komala, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi beberapa waktu yang lalu.

Berita Terkait :   'Pintu' PKB di Pilkada Muna 2020 Resmi untuk Rusman Emba - Bahrun Labuta
Ilmiati Daud saat berorasi di Desa Mola Utara. Foto: Asrul Hamdi/Sultranesia.id

“Sebagai seorang Ibu, saya dapat merasakan apa yang dialami oleh saudara kita beberapa waktu lalu yang harus dirujuk ke Bauabau dan harus pulang dengan kondisi bayi tidak selamat, dan beberapa kejadian lain yang menimpa sudara kita. Mudah-mudahan kejadian-kejadian ini cukup dan tidak ada kejadian tambahan,” kata Ilmiati saat kampanye dialogis di Desa Mola Utara sebagai titik kampanye ketiga Paslon HATI

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi lagi di masyarakat Wakatobi, Ilmiati bersama Haliana telah bersepakat untuk memprogramkan pelayanan kesehatan melalui Ambulans Keliling terpusat dengan fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai.

“Ambulans ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Ada alat kejut jantung, bedah ringan dan fasilitas lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, terkait kesehatan ibu dan anak, Ilmiati bakal menyiapkan para bidan di setiap desa agar dapat melaporkan jumlah Ibu hamil.

Selain itu, nantinya akan disiapkan sistem pelaporan berbasis teknologi, dimana bidan desa cukup dengan menekan tombol untuk sistem pelaporannya.

“Kita berharap tekhnologi pelayanan kesehatan ini bisa kita hadirkan di Wakatobi, sehingga kecelakaan terhadap ibu dan janinnya bisa kita atasi bersama,” tutupnya.


Laporan: Asrul Hamdi

sultranesia