Kepala Dinas DPMPTSP Kota Kendari, Satria Damayanti. Foto: Agustina Wulandari/Sultranesia.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kendari meluncurkan mobil Digital Melayani atau disebut “Dilan” untuk mempermudah masyarakat memperoleh legalalitas izin berusaha atau Nomor Induk Berusaha (NIB), khususnya untuk usaha mikro kecil.

Mobil Dilan tersebut dijadwalkan akan beroperasi pada setiap pekan di kecamatan yang ada di Kota Kendari.

“Dalam program ini, kami akan berkeliling di setiap kecamatan atau kelurahan yang ada di Kota Kendari, jadi dijadwalkan perminggu itu di satu kecamatan. Khusus untuk hari Sabtu itu berada di area MTQ karena ada pemohon izin juga yang hanya bisa mengurus di hari libur,” jelas Kadis DPMPTSP Kota Kendari, Satria Damayanti saat ditemui di kantornya, Rabu (13/10).

Baca Juga :   Wakil Wali Kota Kendari Serahkan 3 Raperda Pungutan Retribusi Sebagai PAD

Program tersebut, lanjut Satria, selain menyasar para pelaku usaha kecil juga akan melayani masyarakat yang mengurus perizinan lainnya.

“Jadi semua pelaku usaha itu wajib memiliki NIB, karena itu semacam identitas daripada pelaku usaha, kalau yang akan dilayani itu semua jenis, baik usaha kecil, izin profesi, laporan LHKPN, apa yang kami layani di kantor sini itu akan kami buka juga konternya untuk pelayanan tersebut,” terangnya.

Menurut Satria, masyarakat terkhusus dalam mengurus usaha mikro kecil hingga sekarang belum sepenuhnya memahami terkait perubahan yang sudah terjadi dalam perizinan sehingga kurang antusias dalam mengurus perizinan berusaha.

Baca Juga :   DPRD Kendari Bahas Soal Hutan Mangrove yang Dijadikan Tempat Usaha

“Jadi dulu imagenya pelaku usaha ini masih berfikir adanya SITU, padahal sudah berubah. NIB ini bagi pelaku usaha merupakan izin tunggal yang diterbitkan oleh BKPM bagi usaha mikro dan beresiko rendah,” ungkapnya.

Kepala Seksi Publikasi dan Informasi, Arfan, menambahkan, pihaknya hanya sebagai perantara masyarakat dalam mempermudah dalam pengurusan penerbitan izin berusaha, kewenangan perizinan tersebut berada pada instansi yang lain.

“Jadi kami hanya sebatas layanan perbantuan untuk mendapatkan NIB, jadi bukan PTSP yang mengeluarkan izin tersebut, terkait keluarnya NIB dikeluarkan oleh lembaga OSS, jadi kami hanya mempermudah masyarakat, karena kan sebenarnya hal ini bisa diurus secara mandiri tapi ada juga yang kurang mengerti jadi kami bantu,” tuturnya.

Baca Juga :   Vaksinasi Belum Capai 60 Persen, Kota Kendari Masih Terapkan PPKM Level 2

Para pelaku usaha yang akan mendaftarkan usahanya dapat membawa KTP, NPWP untuk usaha perorangan serta mempunyai alamat email, data usaha dan membuat penyataan mandiri.

“Sebelum keluar izin, Ada pernyataan mandiri dari pelaku usaha, tentang kesesuaian keselamatan K3-nya, kesesuaian lingkungan, dan kesesuaian ruangnya, jadi pelaku usaha yang mencentang, sementara untuk pengawasan dan pembinaan itu ke masing-masing OPD sektoral,” pungkasnya.


Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia