Tim terpadu saat melakukan pengukuran berat kendaraan menggunakan jembatan timbang portable. Foto: Agustina Wulandari/Sultranesia.

Tim terpadu Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) pada Selasa (14/9).

Tim terpadu yang terdiri dari BPTD Wilayah XVIII Kemenhub, Dishub Sultra, Diskominfo Sultra, BPJN Sultra, Kementrian PUPR itu melakukam sidak di wilayah Desa Andowia, Konawe Utara, dan di perbatasan Konawe – Konawe Utara.

Baca Juga :   Tersangka Korupsi di Dinas Kominfo Sultra Belum Disidangkan

Sidak juga didampingi personel dari Denpom Kendari, Polda Sultra, Kejati Sultra dan Unit Gakkum Polres Konawe.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Konawe Enos menjelaskan, over dimension adalah keadaan dimana badan kendaraan pengangkut barang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, serta telah dilakukan modifikasi sehingga terjadi perubahan bentuk yang kemudian berdampak pada infrastuktur jalanan yang dilalui.

Baca Juga :   Daftar Barang Bukti Dugaan Korupsi Plt Kadis Kominfo Sultra

“Sementara over loading adalah beban muatan yang tidak sesuai dengan peruntukkannya, karena ini akan berdampak pada jalanan yang ada di Sultra sehingga dari pihak kepolisian akan melakukan penilangan kepada para pelanggar tersebut,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kabid Angkutan Jalan, Dishub Sultra, David Sidupa mengatakan kegiatan yang dilakukan selama dua hari tersebut diharapkan dapat menekan kasus pelanggaran ODOL yang marak terjadi.

Baca Juga :   Pemprov Sultra Sudah Sebar 109.485 Alat Rapid Test COVID-19

“Dengan adanya kegiatan ini minimal akan mengurangi pelanggaran kasus ODOL yang berdampak pada kerusakan jalan, harapan kami seperti itu,” ujarnya.


sultranesia