Tugboat Syukur TB 23 penarik Tongkang TB Syukur 29 yang tabrak perahu nelayan diamankan di Mako Ditpolairud Polda Sultra. Foto: Wiwid Abid Abadi/Sultranesia.

Tongkang TB Syukur 29 yang ditarik Tugboat TB Syukur 23 menabrak perahu nelayan di sekitar Perairan Polewali, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada Rabu (8/9).

Akibatnya, satu nelayan bernama Tasman Jaya (40), warga Jalan Lamuna, Kelurahan Tampo, Kabupaten Muna, hilang, lalu ditemukan tak bernyawa pada Minggu (12/9).

Kasus tersebut kini ditangani Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). Nahkoda tugboat berinisial JN (50) juga sudah diamankan dan sedang diperiksa.

Baca Juga :   Dua Warga Sultra Ditangkap Mabes Polri Terkait Penyelundupan Benih Lobster

Dari hasil pemeriksaan terungkap, Tongkang dan Tugboat tersebut menuju Kabaena dan hendak memuat ore nikel di tempat tujuan.

“8 September Tugboat TB Syukur 23 menarik TB Syukur 29 perjalanan dari Kolonodale, Morowali Utara menuju ke Kabaena. Saat di perjalanan terjadilah lakalaut dengan salah satu perahu nelayan di sekitar wilayah tempat kejadian,” jelas Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sultra, AKBP Ruly Indra Wijayanto, Selasa (14/9).

Baca Juga :   KSOP Sebut Tongkang di Teluk Kendari Legal, Rajab Jinik: Jangan-jangan Ada Kongkalikong

“Tongkang akan digunakan untuk memuat ore, tapi pada saat kejadian (menabrak perahu nelayan) Tongkang sedang dalam keadaan kosong,” sambungnya.

Saat ini, nahkoda, ABK, Tugboat dan tongkang sudah diamankan di Mako Ditpolairud Polda Sultra untuk kepentingan penyelidikan.

“Perahu milik korban juga kami aman sebagai barang bukti. Ada kerusakan memang di perahu korban,” pungkasnya.

Baca Juga :   Kapal Tongkang Tabrak Perahu Nelayan di Konsel, Satu Orang Hilang

Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia