Ilustrasi kasus pencabulan anak. Foto: Dok. Shutterstock

Seorang gadis berusia 13 tahun nyaris menjadi korban pemerkosaan. Pelakunya diduga seorang pria yang masih satu desa dengan korban.

Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Kecamatan Tiworo Selatan, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (7/9) lalu sekitar pukul 02.30 WITA.

Ayah korban yang namanya kami rahasiakan menceritakan, pelaku masuk melalui jendela kamar.

“Dia (pelaku) masuk lewat jendela sebelah kanan rumah. Kebetulan jendelanya hanya dipalang dengan papan dari luar, jadi gampang dibuka,” ujar ayah korban, Kamis (9/9).

Baca Juga :   Tolak Perusahaan Tebu, Ratusan Warga Demo di Kantor Bupati Mubar

Setelah masuk, pelaku menindih, sembari membekap mulut putrinya menggunakan tangan.

Kata dia, saat kejadian, di dalam kamar ada lima orang. Yakni korban, adik korban dan sepupu beserta dua orang anaknya.

“Saat ditindih itu, dia (korban) cubit saudaranya yang tidur di sampingnya. Saudaranya berteriak dan menendang pelaku. Pelaku langsung kabur lewat jendela,” terangnya.

Baca Juga :   Target Investasi di Mubar Tahun Ini Meningkat, Capai Rp 25 Miliar

Karena saat kejadian kondisi kamar terang, putrinya mengaku mengenali wajah pelaku yang tak lain adalah pria yang masih satu desa.

Mengetahui hal itu ayah korban langsung syok. Dia juga geram atas perbuatan pelaku yang hendak menodai anak gadisnya.

Dia lalu melaporkan hal itu ke Polsek Tiworo Kepulauan hari itu juga.

Baca Juga :   Soal RDP PT WSA, DPRD Mubar Disebut Tak Paham Konstitusi

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tiworo Kepulauan, IPTU Sulatin membenarkan adanya laporan itu.

Sulatin meminta agar wartawan untuk mengkonfirmasi hal tersebut ke Kanit Reskrim.

“Tanyakan ke Kanit Reskrim saja. Pak Hajra,” ujarnya.

Wartawan media ini lalu menemui Kanit Reskrim Polsek Tikep, Bripka LM Hajra, namun dirinya juga belum dapat memberikan komentar.

“Nanti setelah selesai diperiksa Unit PPA saja,” singkatnya.


Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia