Ketua IPSI Sultra Andi Ady Aksar bersama Atlet Pencak Silat yang akan Bertanding di PON XX Papua. Foto: Agustina Wulandari/Sultranesia.

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mengirimkan dua atletnya untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2-15 Oktober 2021 mendatang.

Sebelum pemberangkatan pada tanggal 30 September nanti, para kontingen terlebih dahulu akan melaksanakan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memastikan rombongan bebas dari COVID-19.

Untuk memotivasi para atletnya, Ketua IPSI Sultra, Andi Ady Aksar bahkan sudah menyiapkan bonus ratusan juta dari kantung pribadinya jika atletnya itu berhasil merail medali.

Baca Juga :   Persiapan ke PON Papua Rampung, KONI Sultra-Atlet Minta Doa Restu Masyarakat

“Jika kita mendapat rezeki, diberi kepercayaan untuk meraih medali emas oleh dua atlet kita, saya akan berikan untuk medali emas bonus senilai Rp 100 juta masing-masing atlet. Untuk medali lain, nanti kita bicarakan lagi,” kata Ady saat mengunjungi atletnya yang sedang berlatih, Jumat (10/9) malam.

Ketua DPD Partai Gerindra Sultra ini optimis atletnya dapat memenangkan pertandingan tersebut dengan melihat latihan-latihan yang telah dilalui menuju pelaksanaan PON.

Baca Juga :   Kunjungi Kolut, Ketua IMI Sultra Pantau Langsung Latihan 2 Pembalap PON

“Saya lihat kesempatan dan peluang itu ada karena mereka sangat disiplin dengan latihannya. Saya optimis 100 persen, mereka saya lihat bisa (meraih medali). Karena kita mempersiapkan ini dari 6 bulan yang lalu,” ujarnya.

Untuk diketahui, dua atlet yang akan mewakili Sultra di Cabang Olahraga Pencak Silat yaitu Riki Aris Munandar dari Kota Kendari yang akan bertanding di kelas D putra dan Wiwik dari Muna akan bertanding di kelas F putri.

Baca Juga :   Komitmen Andi Ady Aksar Bawa Atlet IPSI Sultra Berprestasi di PON Papua

Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia