Wali Kota Kendari Saat Menyerahkan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya Kepada Salah Satu Masyarakat Penerima. Foto : Dok. Ist

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan menyerahkan bantuan berupa buku tabungan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang Perumahan Kota Kendari Tahun 2021 kepada 16 warga Kelurahan Matabubu dan 16 warga Kelurahan Anggoeya.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, meski bantuan yang diberikan tidak bisa membenahi secara keseluruhan, namun dirinya berharap dapat dimaksimalkan untuk memperbaiki rumah masyarakat penerima bantuan.

Baca Juga :   Kantor Wali Kota Kendari yang Baru Sudah Bisa Digunakan Tahun Depan

“Walaupun mungkin dari sisi jumlah tidak bisa total membenahi rumah, tetapi paling tidak kita ingin fungsi-fungsi rumah itu bisa dimaksimalkan, paling tidak misalnya sudah tidak bocor lagi atapnya, sirkulasi udaranya lancar juga sanitasi dan MCK-nya,” kata Wali Kota.

Lebih lanjut Sulkarnain mengatakan, dana bantuan tersebut akan diberikan secara bertahap untuk memastikan dana tersebut digunakan sesuai peruntukkannya.

Baca Juga :   Pemkot Kendari Usul Pelaku Perjalanan Wajib Kantongi Keterangan Vaksinasi COVID-19

“Gunakan betul untuk membenahi rumah, karena programnya untuk rumah bukan untuk yang lain. Makanya kenapa dikasih bertahap, tidak 100 persen. Untuk kemudian diperiksa oleh yang bertugas, kalau sudah terpakai akan segera di cairkan lagi dana sisanya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Kendari, Cornelius Padang mengatakan bantuan senilai Rp 20 Juta tersebut diberikan untuk masyarakat dengan penghasilan rendah dan Kota Kendari di Tahun 2021 memperoleh DAK untuk perbaikan rumah 96 warga di 6 kelurahan.

Baca Juga :   Hadiri Pelantikan RT/RW di Punggolaka, Wali Kota Kendari Janji Naikan Insentif

“Jadi Rp 20 juta ini peruntukkannya adalah 25 persen untuk bahan dan upah kerja sebanyak 25 persen, semua prosesnya dilakukan secara non tunai. Nantinya akan ditransfer ke rekening warga penerima secara bertahap,” pungkasnya.


Editor: Wiwid Abid Abadi

sultranesia